18 Mei 2010

PUBER KEDUA

etam grecek,kutai,bontang,kaltim
Ada yang mengatakan, setelah mengalami puber pertama, lelaki akan
mengalami lagi puber kedua. Dalam biologis, istilah itu sebenarnya
tidak ada. Akan tetapi, dalam kehidupan sehari-hari ternyata hal itu
gampang dijumpai. Keadaan ini umumnya timbul pada lelaki yang sudah
mengakhiri fase dewasa muda.

Puber kedua biasanya dimulai pada masa akhir fase dewasa muda
(antara 30-40 tahun). Pada fase ini, akan terjadi perubahan dalam
hal tingkah laku seperti pada puber pertama. Mengapa? Pada usia 30-
40 tahun, umumnya seorang lelaki sudah mapan secara ekonomi. Karena
itu, dia pun kemudian berusaha ingin mendapatkan atau memiliki
sesuatu yang pada masa remaja belum pernah dinikmatinya. Pendeknya,
dia ingin tampil penuh gaya.

Umumnya pula, pada usia ini dia sudah beranak-isteri dan sudah cukup
lama hidup berkeluarga, sehingga bisa timbul perasaan jenuh, bosan
terhadap isteri dan anak. Akhirnya, dia butuh suasana baru, termasuk
pacar baru. Inilah gejala dari munculnya 'puber kedua'.

Pada fase ini, libido atau hasrat seksualnya tak mengalami
perubahan. Namun, kemampuan seksualnya-lah yang mulai menurun atau
setidak-tidaknya monoton. Ia merasa tidak seperti dulu ketika remaja
atau dewasa muda, di mana kemampuan seksualnya masih sangat prima.

Ada mitos bahwa lelaki pada puber kedua cenderung menyeleweng dan
tidak setia pada pasangan. Namun, hal itu tidak seratus persen
benar, karena cukup banyak lelaki puber kedua yang merasa tidak
melakukan selingkuh dengan gadis-gadis cantik usia belasan tahun.
Dia hanya ingin membuktikan pada orang-orang bahwa dirinya masih
mampu dan hebat, masih ganteng dan menarik di mata lawan jenisnya.
Bahwa dirinya masih menjadi lelaki sejati.

Susahnya, lelaki yang mengalami penurunan kemampuan seksual ini
sering dihinggapi rasa cemas. Tak jarang mereka mencari obat-obatan
untuk memulihkan potensi seksualnya. Jika di rumah dia tak
memperoleh apa yang diinginkan, misalnya karena penampilan isteri di
ranjang tak memuaskan, maka dia bisa lari keluar.

Masa usia 30-40-an tahun bagi seorang lelaki memang sedang mengalami
masa penyesuaian. Dalam kehidupan keluarga misalnya, paling-paling
mereka baru 5-10 tahun hidup berumah-tangga. Di antara pasangan ini
masih sering terjadi pertengkaran. Pola pikir mereka berdua pun
masih sering tidak 'nyambung'. Sementara, lelaki baru memasuki tahap
kemapanan.

Bagaimana mengatasinya? Menurut seorang pakar, sebagai lelaki Anda
harus berani menyatakan perasaannya (termasuk kecemasannya) terhadap
pasangannya. Anda harus berani menyampaikan pada pasangan bahwa Anda
butuh variasi baru di bidang seksual. Karena kalau
semua 'penderitaan' itu disimpan sendiri di dalam hati, pasangan
juga tidak akan tahu apa yang diharapkan sang lelaki.

Sebaliknya, karena hampir semua lelaki cenderung tak suka jika
perempuan hidupnya bersikap menunggu, maka ada baiknya jika Anda
mendorong pasangan bersikap lebih agresif. Dengan demikian, kelak
perempuan akan lebih berani menunjukkan (dengan isyarat atau verbal)
keinginannya untuk berintim-ria dengan sang Anda. Misalnya, si dia
akan mengajak mandi bareng atau memijat Anda sehabis pulang kerja.
Hal romantis begini tentu akan mengurangi niat Anda untuk
mencari 'hiburan' di luar.



15 komentar:

  1. ijin mengamankan pertamax di puber kedua ini
    bulehkan hehe
    m,akasih
    :D

    BalasHapus
  2. nice post n salam kenal
    blogwalking
    di puber kedua ini hehe
    :D

    BalasHapus
  3. @darah biroe:oke lah klo bgtu...
    @antokcupu:salam kenal jg...

    BalasHapus
  4. wah aq kayanya bkl ngalamin nih nanti,,xixixi

    ty etam inponya,,~_~


    Miss Rinda - Personal Blog

    BalasHapus
  5. wah aku mungkin akan ngalamin yang namanya puber ke tiga dan ke empat . .hehehe

    BalasHapus
  6. mungkin aj...kita tak tau...

    BalasHapus
  7. usianya si_om sudah berada pada kisaran usia seperti di atas tapi beLum berumah tangga, jadi kapan dong dapat puber ke-2 nya?. wkwkwkwkwk

    BalasHapus
  8. katanya hidup itu dimulai dari umur 40 ?? betul gak seh

    BalasHapus
  9. @om rame: sabar dan terus berusaha om..smua akan indah pd saatnya...

    @atok:hahaha siapa itu yg blang om..kita lahir bayi...

    BalasHapus
  10. Puber kedua biasanya umur 30 ampe 40th ya

    BalasHapus
  11. Puber kedua bahaya bagi pasangan suami istri

    BalasHapus
  12. @bung tomo:biasanya seperti itu..kadang jg g ngerasain..tergantung ...

    @uswah:bahaya kenapa? klo dia makin tertarik dgn psangan masing'' kan lbh baik...

    BalasHapus
  13. good article.......nice post...keep it up

    BalasHapus